Selasa, 26 Mei 2009

Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, aku sudah sembuh!

Hikss... hiks... hiks...! Aku sakit! Tanganku ditusuk Pak Topo, dokterku, untuk memasukkan jarum infus! Sakit! Iya..., tanggal 13 Mei 09 lalu aku harus opname.
Kenapa? Aku diare dan muntah-muntah! Tubuhku sampai lemassssssssssssssssss sekali! Seyiap aku makan atau minum, pasti semuanya kembali. Duh..., ibuku sampai pucat melihatku! Apalagi, aku! Lemas polllllllllll! Kontras sekali dengan aku yang sangat aktif bila sehat.
Mulanya, malem selasa, aku minta bakso sama ayah. Trus dibelikan di Tanjung, warung bakso langgananku. Aku makan dengan lahap lo! Sedapppp! Tapi....., setelah isya' tiba-tiba... hoekkkkkkkkk... "Ibu, aku muntah!" Degggg...., ibuku langsung sibuk memihat-mijat tengkukku. Memberikan air hangat untuk berkumur. Mengoleskan minyak telon ke perut dan kakiku! Sibuk sekali pokoknya.
Paginya, aku dibawa ke dokter dekat rumahku. Tapi sayang, aku masih muntah juga. Sorenya, aku kembail dibawa ke dokter langgananku, Pak Topo. Yes! Biasanya aku sembuh kalo' sudah ketemu dengan Pak Topo. Barangkali, Allah memberikan kesembuhan lewat Pak Topo, ya! Obat segera aku minum. Ehhhhhh..., paginya aku kok malah diare. Lagi..., ayah dan ibuku kembali ke Pak Topo. Ganti obat, deh!
Malamnya (malam kamis), ayah dan ibuku dibuat panik! Tubuhku puanasssssssssssssssss sekali! Maka..., di tengah malam yang duingin..., aku kembali ke Pak Topo. "Mas Kukuh harus dirawat inap, Bu! Sudah dehidrasi!"
"Whuaaa.... rawat inap?". Yah.., akhirnya aku harus menginap di kliniknya Pak Topo. Tangan diberi infus. Katanya sih, isinya makanan supaya aku kuat! Supaya aku tidak lemas lagi!
Ya Allah, berikanlah aku kesembuhan tanpa meninggalkan sakit lagi! Aku selalu diajari ibuku untuk memohon kesembuhan. Aku tidak mau sakit. Aku mau segera sembuh. Segera pulang. Tidur di rumahku sendiri. Bermain dengan teman-teman di rumah. Dan...., segera sekolah! Aku kangen dengan teman-teman dan ustadzahku di BIAS! Kangennnnnnnnnn sekali!
Alhamdulillah, senin pagi (18 Mei 09), Pak Topo melepas infusku. Aku senanggggggg sekali. Lirih, terucap dari mulutku "Alhamdulillah, terima kasih Ya allah, aku sudah sembuh!". Ya Allah..., tahukah kawan, ibuku langsung memelukku erat begitu mendengar ucapan syukurku. Diulanginya lagi, "Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, Mas Kukuh sudah sembuh!"......

NB: Jazakumullah sedalam-dalamnya untuk simbah,pakdhe,budhe,mbak,mas,ustadzah,perawat, pak Topo, dan teman-teman semua yang telah mendoakanku agar segera sembuh. Biarlah sakitku kemarin adalah untuk yang pertama dan terakhir kalinya saja! Sekarang dan seterusnya semoga aku senantiasa sehat agar bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Aminnnn. :)

Tidak ada komentar: